CITA-CITA
Yup, cita-cita. Saat kita masih TK tentunya kita pernah ditanya oleh guru kita, "anak-anak, kalo udah gede nanti mau jadi apa ?" dan dengan semangat anak TK yang tinggi kita menjawab "mau jadi dokter, bu", "aku mau jadi polisi aja, bu", "kalo aku sih tentara", dan mungkin masih banyak lagi. Senangnya masa-masa TK 😁.
Loh kok bahas cita-cita sih, kan seharusnya isi blognya itu segala tentang informatika ? Sebelum kita tahu mengenai dunia informatika, tentunya kita harus tahu terlebih dahulu tentang cita-cita kita. Terus apa hubungannya ? Jika kita tahu apa cita-cita kita, maka kita akan termotivasi untuk bisa menggapai cita-cita kita itu. Dengan motivasi tersebut, secara otomatis kita ingin mempelajari semua hal yang berkaitan dengan cita-cita kita.
Lalu, apa itu cita-cita ? Menurut salah satu KBBI Online, cita-cita memiliki 2 arti, yaitu :
1. Keinginan atau kehendak yang selalu ada di dalam pikiran.
2. Tujuan yang akan dicapai atau dilaksanakan.
Itulah arti dari sebuah cita-cita. Jadi, cita-cita bukan hanya sebuah kalimat pertanyaan "kalau sudah besar nanti mau jadi apa ?" tapi cita-cita juga adalah sesuatu yang kita inginkan.
Sekilas cerita tentang apa yang saya cita-citakan :
Ketika saya masih TK, saya bercita-cita ingin menjadi seorang pemadam kebakaran. Kemudian setelah memasuki jenjang SD, cita-cita saya itu berubah ingin menjadi seorang tentara. Ya namanya juga anak-anak, masih unyu-unyu gitu 😂. Ternyata setelah memasuki jenjang SMP, cita-cita saya berubah kembali. Labil ya 😂. Saya ingin menjadi guru atau dosen. Pada saat SMA kelas 11 semester 2, saya mulai bingung dan bertanya pada diri saya sendiri "apa cita-cita saya ? Untuk apa ada cita-cita ? kenapa harus ada cita-cita ?" Pertanyaan itu terus saja ada di dalam pikiran saya hingga kelas 12. Seiring dengan banyak hal yang saya temukan, saya memiliki keinginan yang berhubungan dengan hal-hal yang saya temukan itu. Mulai dari ingin memiliki skill yang hebat dalam bermain game online kemudian menjadi gamers profesional, ingin memiliki keahlian dibidang biologi hingga menjadi scientists, ingin bisa berbagai hal dibidang informatika, dan masih banyak lagi. Saya teringat dengan apa yang guru bimbingan dan konseling saya ajarkan tentang sebuah hobi, keinginan, keahlian, kemampuan, pekerjaan, dan masa depan. Beliau mengajarkan bahwa masa depan tergantung dengan keinginan dan hobi kita. Contohnya jika kita ingin menjadi dokter dan senang mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan dunia kedokteran, maka kita harus mengasah keahlian kita dibidang kedokteran. Setelah kita mengasah keahlian kita itu, maka kita akan mendapatkan kemampuan yang mumpuni dibidang kedokteran. Dan setelah kita memiliki kemampuan dibidang kedokteran, maka pekerjaan akan mudah untuk kita dapatkan dan masa depan yang kita inginkan pun dapat tercapai. Dari sanalah saya memutuskan bahwa saya ingin memiliki kemampuan dibidang informatika, multimedia, photography, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan teknologi hingga bercita-cita ingin menjadi seorang ahli dibidang teknologi. Selain itu, saya juga ingin memiliki kemampuan dibidang biologi hingga bercita-cita menjadi seorang scientists. Dengan keinginan dan cita-cita saya itu, saya mempelajari semampu saya kedua bidang tersebut saat masih SMA. Ternyata Allah menakdirkan saya masuk dibidang informatika dan diberi kesempatan belajar di Universitas Ahmad Dahlan prodi teknik informatika.
Itulah sekilas tentang apa yang saya cita-citakan. Semoga memotivasi sobat informatics semua dalam memilih keinginan dan cita-citanya. So, apakah cita-cita anda ?
Loh kok bahas cita-cita sih, kan seharusnya isi blognya itu segala tentang informatika ? Sebelum kita tahu mengenai dunia informatika, tentunya kita harus tahu terlebih dahulu tentang cita-cita kita. Terus apa hubungannya ? Jika kita tahu apa cita-cita kita, maka kita akan termotivasi untuk bisa menggapai cita-cita kita itu. Dengan motivasi tersebut, secara otomatis kita ingin mempelajari semua hal yang berkaitan dengan cita-cita kita.
Lalu, apa itu cita-cita ? Menurut salah satu KBBI Online, cita-cita memiliki 2 arti, yaitu :
1. Keinginan atau kehendak yang selalu ada di dalam pikiran.
2. Tujuan yang akan dicapai atau dilaksanakan.
Itulah arti dari sebuah cita-cita. Jadi, cita-cita bukan hanya sebuah kalimat pertanyaan "kalau sudah besar nanti mau jadi apa ?" tapi cita-cita juga adalah sesuatu yang kita inginkan.
Sekilas cerita tentang apa yang saya cita-citakan :
Ketika saya masih TK, saya bercita-cita ingin menjadi seorang pemadam kebakaran. Kemudian setelah memasuki jenjang SD, cita-cita saya itu berubah ingin menjadi seorang tentara. Ya namanya juga anak-anak, masih unyu-unyu gitu 😂. Ternyata setelah memasuki jenjang SMP, cita-cita saya berubah kembali. Labil ya 😂. Saya ingin menjadi guru atau dosen. Pada saat SMA kelas 11 semester 2, saya mulai bingung dan bertanya pada diri saya sendiri "apa cita-cita saya ? Untuk apa ada cita-cita ? kenapa harus ada cita-cita ?" Pertanyaan itu terus saja ada di dalam pikiran saya hingga kelas 12. Seiring dengan banyak hal yang saya temukan, saya memiliki keinginan yang berhubungan dengan hal-hal yang saya temukan itu. Mulai dari ingin memiliki skill yang hebat dalam bermain game online kemudian menjadi gamers profesional, ingin memiliki keahlian dibidang biologi hingga menjadi scientists, ingin bisa berbagai hal dibidang informatika, dan masih banyak lagi. Saya teringat dengan apa yang guru bimbingan dan konseling saya ajarkan tentang sebuah hobi, keinginan, keahlian, kemampuan, pekerjaan, dan masa depan. Beliau mengajarkan bahwa masa depan tergantung dengan keinginan dan hobi kita. Contohnya jika kita ingin menjadi dokter dan senang mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan dunia kedokteran, maka kita harus mengasah keahlian kita dibidang kedokteran. Setelah kita mengasah keahlian kita itu, maka kita akan mendapatkan kemampuan yang mumpuni dibidang kedokteran. Dan setelah kita memiliki kemampuan dibidang kedokteran, maka pekerjaan akan mudah untuk kita dapatkan dan masa depan yang kita inginkan pun dapat tercapai. Dari sanalah saya memutuskan bahwa saya ingin memiliki kemampuan dibidang informatika, multimedia, photography, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan teknologi hingga bercita-cita ingin menjadi seorang ahli dibidang teknologi. Selain itu, saya juga ingin memiliki kemampuan dibidang biologi hingga bercita-cita menjadi seorang scientists. Dengan keinginan dan cita-cita saya itu, saya mempelajari semampu saya kedua bidang tersebut saat masih SMA. Ternyata Allah menakdirkan saya masuk dibidang informatika dan diberi kesempatan belajar di Universitas Ahmad Dahlan prodi teknik informatika.
Itulah sekilas tentang apa yang saya cita-citakan. Semoga memotivasi sobat informatics semua dalam memilih keinginan dan cita-citanya. So, apakah cita-cita anda ?
Komentar
Posting Komentar